Touring ke-4 denpasar magelang bersama suzuki nex

Posted: 18 Oktober 2014 in Uncategorized

Alhamdulillah masih dibeerikan kesehatan dan kesempatan menulis.
Lanjut lagi setelah terakhir mudik idul fitri bersama titan, kali ini mudik idul adha bersama nex.
Sebenarnya ini sudah seminggu yang lalu, tapi baru bisa update sekarang.. ya gak apa sekedar berbagi dan mengisi kesibukan..
Ini adalah debut ke 4 atau 8 kali pp the white flash meng aspali jalan di jawa.
Berangkat dari denpasar habis subuh…

image

White flash

Berangkat hari kamis tgl 2 oktober 2014.
Perjalanan seperti biasa melewati pantura jawa timur bagian timur mulai ketapang banyuwangi ke utara ke situbondo, probolinggo, pasuruan, gempol lalu mojosari mojokerto, jombang, nganjuk, caruban, ngawi, sragen, solo, jogja, sleman, muntilan.

Keblasak di madiun.
Manusia memang tempatnya salah dan lupa. Kadang sudah fokus masih saja terlena. Seperti yang saya alami kemarin. Bagaimana bisa seorang yang sudah puluhan kali lewat jalan itu itu saja bisa tersesat. Mungkin karena malam skitar pukul 8.. jadi suasananya berubah.
Dari caruban yang seharusnya belok kanan ke arah ngawi-solo, saya malah lurus ke kota madiun.
sudah 2 x ini setelah sekitar 7tahun yang lalu juga kebablasan melewati bandara iswahyudi kabupaten magetan.
Melewati jalan yos sudarso, cokroaminoto lalu tanya seorang gadis di lampu merah..
Dik.. kalo mau ke ngawi kemana arahnya.. dia jawab perempatan ini lurus nanti melewati jembatan besi belok kanan. Habis itu ikuti jalan nanti ada pertigaan belok kanan lagi yang disebelah kiri ada spbu nya.
Ok trima kasih dik.. (berbunga-bunga)
Dan benar memang cuma itu jalannya.
Tapi kalo malam hari agak was was juga mengingat sepi dan kurangnya penerangan.
Setelah tiba di perempatan jalur solo-surabaya, terasa lega.. bertemu jalan yg sangat familiar buat saya.
Langsung tancapp..
Sampai jogja pukul 11 malam. Mampir di mister burger (langganan).
Jualannya di tepi perempatan.
Lanjut lagi alhamdulillah sampe juga di rumah 30 menit kemudian.

Ke purwodadi.
Seperti biasa jika ada waktu saya selalu ke purwodadi, tempat orang tua saya.

image

Bagor berisi beras tak pernah ketinggalan. Ini adalah oleh2 dari mertua. Meskipun saya menolaknya, tetap saja suruh bawa. Ya sudah. Sebuah berkah serta doa dari orang tua.
Berangkat dari muntilan pukul 6 pagi brrsama anak istri. Naik matik kecil melewati kaki gunung merapi merbabu.

image

Mushola di cepogo

Sampai mushola di cepogo boyolali istirahat. Anak saya yg baru saja belajar jalan tampak ceria jalan kesana kemari.

image

Surau. Cepogo biyolali

Sampai gemolong mampir beli soto sapi. Wah enak juga … cocok sama lidah saya.setelah 1jam istirahat lanjut jalan pelan 40-50kph..
Alhamdulillah sampai purwodadi pukul 1 siang.

Balik ke denpasar.
Saya harus balik ke denpasar. Kali ini sendiri. (Karna sangat tidak tega jika saya bawa anak istri).
Tgl 14 oktober berangkat dari purwodadi pukul 5 sore.
Dari purwodadi ke sumber lawang, sragen, ngawi dan seterusnya.
Saat sampai nganjuk sekitar pukul 8.30 malam ,angin terasa sangat kuencangg.. terpaan angin terasa dari selatan ke utara. Wah kota angin nih.
Terutama saat lewat area persawahan.
Sebelumnya mampir di daerah saradan beli pecel pincuk.
Hmm rasanya nikmat di padu dengan panasnya teh. Mata kembali plong…
Asiknya lagi semua hanya 5rb rupiah. Wow… murah bianget.
Lanjut lagi sampai spbu besar di mojokerto (dari bypass jombang mojokerto) istirahat 
Kali ini mata sudah gak bisa diajak kompromi. Tidur di mushola spbu.
Setelah 45menit lanjut lagi.
Sampai pasuruan tidur lagi di sebuah mushola.
Di probolinggo sekitar pukul 2 dini hari tidur lagi di mushola spbu.
Sampai situbondo sebelum subuh tidur lagi…
Saat sampai hutan baluran,sinar matahari sudah mulai menyapa.
Sampai pelabuhan pukul 6.30.
Di dalam kapal tidur lagi di sofa wkwkwk… tidur saya mungkin bisa dibilang aneh. Karna hanya mata saja yg sebenarnya tidur.. tapi yg lainnya tetap terjaga…
Lanjut lagi ..alhamdulillah sampai denpasar juga pukul 10.15 pagi.
Bus malam kalah cepet nih.
Di hutan tabanan menyalip beberapa bus malam. Karena macet. Kalo roda 2 bisa cari celah disisi kiri
Sekian cerita touring ke 4 bersama nex.
Untuk nex sendiri larinya masih jos..
Termasuk awet enaknya.. cuma ban aja yg harus di ganti. Sudah mulai gundul…

Nb maaf jika tidak mampir ke tempat teman. Karena waktu mepet.
Verstuurd vanaf mijn galaxy core

Posted from WordPress for Android

Komentar
  1. gc133hijrah mengatakan:

    Manteb kang…… Kuat bener nex-nya

  2. andrepdarmono mengatakan:

    Suzuki memang mantap, Ini satu lagi cerita memotoran dengan Suzuki Crystal tahun 1995 bro…
    http://mylifereviewer.blogspot.com/2012/06/bermotor-di-lintas-barat-lampung-sebuah.html
    jalur ini akhirnya jadi setiap 2-3 bulan sekali selama 10 tahun terakhir saya lewatin urusan pekerjaan dan mudik ke kampung istri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s