Touring perdana denpasar- magelang bersama suzuki nex

Posted: 4 Januari 2013 in Uncategorized

Lanjut lagi menulis.
Tanggal 29 desember kemarin saya mudik ke jawa, tepatnya daerah magelang. Touring kali ini saya menggunakan matik nex,
Ini adalah touring perdana matik dari suzuki..
Disaat liburan akhir tahun ,banyak wisatawan dari jawa yang ingin piknik /liburan ke bali.
Nah saya yang dibali malah liburan ke jawa hahaha…
Dengan kondisi badan hanya 80 persen, saya memaksakan diri touring 18jam.(jangan ditiru ya)
Dari rumah sudah tidak enak badan, masuk angin.
Tapi karna niat dan berdoa, alhamdulillah sampai di magelang juga meskipun banyak berhenti dijalanan.
Touring kali ini adalah yang spesial bagi saya, karena kondisi yang tidak fit, tiap pengen sesuatu tinggal mampir.
Touring kemarin seperti biasa saya melewati pantura jatim bagian timur sampai gempol.
Dari gempol trus
mojosari-mojokerto-jombang-nganjuk-ngawi-sragen-solo-jogja dan magelang.
Dari pelabuhan antri, meskipun tidak lama.
Yang paling parah saat sampai gempol..
Dari sana macet sampai mengular… karna musim hujan, bagian tepi jalan sampai berkubang dan becek lumpur..
Tapi seru juga seperti offroad bawa matik.
Matik ini saya daulat sebagai motor terkencang saya.
Meskipun ada beberapa kekurangan seperti getaran stang yang bikin capek pundak saat menerjang jalan gelombang.

Dari denpasar saya berangkat habis subuh..
Sampai magelang jam 12 malam.
Tanggal 31 pagi saya ke purwodadi melewati lereng gunung merapi berdua bersama istri.
Sambil bawa 2 tas didepan, tas ransel (saya bawa) dan tas istri, matik ini bisa menaklukan tanjakan dengan mulus, meskipun saya rasakan masih kurang jos.
Tanggal 2 januari dari purwodadi saya balik lagi ke bali.
Dari purwodadi jam 6 pagi, sampai pelabuhan ketapang habis maghrib. Lanjut lagi ,alhamdulillah, sampai denpasar jam 12 malam.
Tanggal 3 paginya sudah kembali kerja.
Mudik kemarin sekaligus test perdana matik nex saya.

Plus
-buat jarak jauh, nex ternyata lebih irit bbm.
Ngisi 7x 10rb,
dari denpasar ke magelang.
Lebih irit 20rb dari matik saya sebelumnya.
Nah ketahuan kan, mungkin uji bbm paling fair itu buat jarak jauh, kalo buat kota2 akan terasa sama saja.

-top speed bisa 2x @120kph.
ini saya test sendirian(tidak boncengan). *jangan ditiru ya.

-buat boncengan masih sanggup 110kph.

-Power stabil, gak ngedrop.

Minus.
-stang bergetar cukup keras saat nerjang jalan gelombang.
Mungkin karna diameter velg kecil dan bobotnya ringan.?

-membosankan juga naik matik jarak jauh.
Nge-gas doang rasanya gimana gitu.

-buat nanjak kurang sip.
Titan jauh lebih oke.

-lampu kurang terang, asem.. seperti bawa teplok.
Kaca helm slalu saya buka saat simpangan dengan kendaraan lain. *mata jadi korban debu.

Anyway, ini adalah cerita perjalanan.
Saya tulis apa adanya

Ada pertanyaan?
*maaf jika saya tidak mampir2 ke tempat saudara, karena waktu tidak memungkinkan😉

Komentar
  1. Dr.Feelgood mengatakan:

    a long journey kang hahaha. lampunya kurang terang gitu kang, diganti aja kang, emang punya saya juga kurang terang, tapi digantinya pas yang bawaan aslinya udah putus. baru dah, diganti ama yang jauh lebih bagusan. ::D

  2. Dr.Feelgood mengatakan:

    mau tanya kang, kira2 pegel gk, panas gk, maaf (bokong) klo terlalu lama duduk di motor matic nex ini?😀

  3. z1rider mengatakan:

    Skutik yang ini diam – diam mengerikan… Top speed 120 kpj… Luar biasa kencang & wow untuk ukuran skutik 125cc…

  4. nbsusanto mengatakan:

    asik..mantep test beneran dengan touring sendiri..

  5. Leopold S mengatakan:

    mantap mas… 18 jam begitu butuh tekad (dan nekad krn pas sakit)
    yang penting selamat sampai di tujuan dan pulangnya

  6. si Oom! mengatakan:

    fantad e kotak-kotak itu:mrgreen:

  7. Toni M mengatakan:

    congratulation Bro !! selamat,anda sudah membuktikannya sendiri (bukan dari iklan,sponsor,teman dll).
    rasa2nya pengen nyoba!!perjalanan 18 jam / =566 kilometers / 351 miles x 2=1132km, namun napak tilas dari pengalaman yg anda share kalo saya simak bisa disimpulkan :
    -Tanjakan yang berat bisa disebabkan oleh Diamater piston dengan volume ruang mesin yg kapasitas kecil 650ML(apalagi mesin matic yg menggerakkan roda dengan Belt)
    -Lampu Depan yang Terkesan redup dikarenakan settting Pengapian kecil darui kiprok karena faktor menghemat bahan bakar.(efisien kan?) namun berlangganan dengan namanya masuk lubang!!! hehehe
    -Getaran pada setang setir menimbulkan efek lelah pada pundak dan kram pada telapak tangan/pergelangan bisa jadi anda tidak menambahkan aksesoris berupa Balancer Setir(wong maticnya buat harian dan kota kok dibawa keliling provinsi) wajar dong!!

    Nah kesimpulan diatas soal tekhnologi R2 saya masih menjagokan SUZUKI..hanya saja masayarakat kita sudah terkena virus lokal yang namanya ikut2an.Akhir kata Salam Bikers dari Suzuki Klub Sriwijaya Palembang.Trims

  8. kurniawan mengatakan:

    Untuk mslh lmpu,agar bs lbh terang,solusinya gmana,pak bro..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s