Alhamdulillah masih dibeerikan kesehatan dan kesempatan menulis.
Lanjut lagi setelah terakhir mudik idul fitri bersama titan, kali ini mudik idul adha bersama nex.
Sebenarnya ini sudah seminggu yang lalu, tapi baru bisa update sekarang.. ya gak apa sekedar berbagi dan mengisi kesibukan..
Ini adalah debut ke 4 atau 8 kali pp the white flash meng aspali jalan di jawa.
Berangkat dari denpasar habis subuh…

image

White flash

Berangkat hari kamis tgl 2 oktober 2014.
Perjalanan seperti biasa melewati pantura jawa timur bagian timur mulai ketapang banyuwangi ke utara ke situbondo, probolinggo, pasuruan, gempol lalu mojosari mojokerto, jombang, nganjuk, caruban, ngawi, sragen, solo, jogja, sleman, muntilan.

Keblasak di madiun.
Manusia memang tempatnya salah dan lupa. Kadang sudah fokus masih saja terlena. Seperti yang saya alami kemarin. Bagaimana bisa seorang yang sudah puluhan kali lewat jalan itu itu saja bisa tersesat. Mungkin karena malam skitar pukul 8.. jadi suasananya berubah.
Dari caruban yang seharusnya belok kanan ke arah ngawi-solo, saya malah lurus ke kota madiun.
sudah 2 x ini setelah sekitar 7tahun yang lalu juga kebablasan melewati bandara iswahyudi kabupaten magetan.
Melewati jalan yos sudarso, cokroaminoto lalu tanya seorang gadis di lampu merah..
Dik.. kalo mau ke ngawi kemana arahnya.. dia jawab perempatan ini lurus nanti melewati jembatan besi belok kanan. Habis itu ikuti jalan nanti ada pertigaan belok kanan lagi yang disebelah kiri ada spbu nya.
Ok trima kasih dik.. (berbunga-bunga)
Dan benar memang cuma itu jalannya.
Tapi kalo malam hari agak was was juga mengingat sepi dan kurangnya penerangan.
Setelah tiba di perempatan jalur solo-surabaya, terasa lega.. bertemu jalan yg sangat familiar buat saya.
Langsung tancapp..
Sampai jogja pukul 11 malam. Mampir di mister burger (langganan).
Jualannya di tepi perempatan.
Lanjut lagi alhamdulillah sampe juga di rumah 30 menit kemudian.

Ke purwodadi.
Seperti biasa jika ada waktu saya selalu ke purwodadi, tempat orang tua saya.

image

Bagor berisi beras tak pernah ketinggalan. Ini adalah oleh2 dari mertua. Meskipun saya menolaknya, tetap saja suruh bawa. Ya sudah. Sebuah berkah serta doa dari orang tua.
Berangkat dari muntilan pukul 6 pagi brrsama anak istri. Naik matik kecil melewati kaki gunung merapi merbabu.

image

Mushola di cepogo

Sampai mushola di cepogo boyolali istirahat. Anak saya yg baru saja belajar jalan tampak ceria jalan kesana kemari.

image

Surau. Cepogo biyolali

Sampai gemolong mampir beli soto sapi. Wah enak juga … cocok sama lidah saya.setelah 1jam istirahat lanjut jalan pelan 40-50kph..
Alhamdulillah sampai purwodadi pukul 1 siang.

Balik ke denpasar.
Saya harus balik ke denpasar. Kali ini sendiri. (Karna sangat tidak tega jika saya bawa anak istri).
Tgl 14 oktober berangkat dari purwodadi pukul 5 sore.
Dari purwodadi ke sumber lawang, sragen, ngawi dan seterusnya.
Saat sampai nganjuk sekitar pukul 8.30 malam ,angin terasa sangat kuencangg.. terpaan angin terasa dari selatan ke utara. Wah kota angin nih.
Terutama saat lewat area persawahan.
Sebelumnya mampir di daerah saradan beli pecel pincuk.
Hmm rasanya nikmat di padu dengan panasnya teh. Mata kembali plong…
Asiknya lagi semua hanya 5rb rupiah. Wow… murah bianget.
Lanjut lagi sampai spbu besar di mojokerto (dari bypass jombang mojokerto) istirahat 
Kali ini mata sudah gak bisa diajak kompromi. Tidur di mushola spbu.
Setelah 45menit lanjut lagi.
Sampai pasuruan tidur lagi di sebuah mushola.
Di probolinggo sekitar pukul 2 dini hari tidur lagi di mushola spbu.
Sampai situbondo sebelum subuh tidur lagi…
Saat sampai hutan baluran,sinar matahari sudah mulai menyapa.
Sampai pelabuhan pukul 6.30.
Di dalam kapal tidur lagi di sofa wkwkwk… tidur saya mungkin bisa dibilang aneh. Karna hanya mata saja yg sebenarnya tidur.. tapi yg lainnya tetap terjaga…
Lanjut lagi ..alhamdulillah sampai denpasar juga pukul 10.15 pagi.
Bus malam kalah cepet nih.
Di hutan tabanan menyalip beberapa bus malam. Karena macet. Kalo roda 2 bisa cari celah disisi kiri
Sekian cerita touring ke 4 bersama nex.
Untuk nex sendiri larinya masih jos..
Termasuk awet enaknya.. cuma ban aja yg harus di ganti. Sudah mulai gundul…

Nb maaf jika tidak mampir ke tempat teman. Karena waktu mepet.
Verstuurd vanaf mijn galaxy core

Posted from WordPress for Android

Alhamdulillah masih diberikan kesehatan dan kesempatan menulis…
Sesuai judul.. kali ini saya ingin berbagi cerita untuk berhati hati ketika melintas di jalan persawahan atau jalan raya /jalan kota yang penuh dengan layang2 dilangit,
Biasanya ada benang panjang melintang di pepohonan sampai turun dijalan raya..
Apalagi saat musim angin, pasti banyak anak2 bermain layang2.
Masalahnya adalah, benang yang dipakai itu sangat tajam. (Kalo orang jawa bilang benang gelasan). Itu mengandung serbuk kaca.
Bayangin jika mengenai leher biker? Haduh ngeri…
Ini menimpa saya beberapa kali, tapi alhamdulillah tidak di leher.
Dan baru ini saya sharing.

image

Menggulung di velg depan sebelum akhirnya putus berkat batok stang suzuki titan.

Kejadian waktu mudik lebaran kemarin melewati kota situbondo..
Benar2 tidak menyangka ada benang/senar di jalan raya..
Berlangsung sangat cepat dan alhamdulillah benang cuma mengenai batok stang dan jaket dilengan kiri. Putusnya seperti karet yang ditembakkan gitu… jebrettt halah…

image

image

Batok stang titan tampak tergores dalam.. sampai keluar serbuk putih.
Tapi setelah saya bersihkan pake pengkilap jadi agak mending.
Benang yang tergulung saya lepas di salah satu spbu di kabupaten probolinggo. Cukup panjaaaangg..
Saran saya.. selalu pake shawl atau pelindung leher jika sedang touring. Disamping anget juga terlindung dari debu, asap solar dan benang yang tak terduga.

Verstuurd vanaf mijn galcore duos

Posted from WordPress for Android

Alhamdulillah masih diberi kesehatan dan kesempatan menulis.
Sebenarnya sudah 3minggu berlalu tapi karena kesibukan kerja jadi baru bisa update.
Tanggal 23july kemarin saya mudik bali-jawa tepatnya denpasar-magelang bersama bebek satu satunya yang saya miliki yaitu si titan.

image

Ini adalah debut ke 9x atau 18pp dalam riwayatnya.
Berangkat dari denpasar pukul 8 pagi.. karena saya tahu di pelabuhan bakal antri menggila jika saya berangkat pukul 3 pagi.
(Pengalaman yang sebelumnya).
Sampai pelabuhan gilimanuk pukul 10.30 dan ternyata masih antri juga meskipun tidak menggila seperti saat paginya.
Antri hanya diloket dan pembagian tempat saat akan masuk kapal..
Kurang lebih antri satu setengah jam.
Saat antri didepan dermaga terjadi kesalahan petugas saat membuka tali tambang antrian.. alhasil yang merasa antri duluan pada protes dengan berteriak dan membunyikan klakson berkali kali. Wah seru banget…hahaha
Lagi.. seakan tak bersalah..petugas antrian masih melakukan hal yang sama. Yang datang belakangan malah suruh masuk kapal…Jadi semakin jengkel yang antri duluan. Suara klakson semakin rame.. wah benar benar kacau.
Mungkin lain waktu harus cari petugas yang adil dan teliti kali yah… hmmm
Lanjut lagi.. setelah di overtake 2 baris.. akhirnya masuk kapal juga.
Dikapal buat istirahat sejenak memejamkan mata.

image

image

image

image

Saat tiba di jawa timur pukul 2 siang (jam 1 jawa). Seperti biasa lewat pantura jatim bagian timur.. dari ketapang ke utara situbondo-besuki-paiton-kraksaan-probolinggo-pasuruan-bangil-mojosari mojokerto-jombang-nganjuk-caruban-ngawi-sragen-solo-jogja-sleman-muntilan(magelang).
Terdapat banyak cerita dalam perjalanan.. mungkin akan panjang sekali tulisannya.
Alhamdulillah sampai rumah juga di muntilan pukul 10.30 malam.
Ini termasuk cepat.. kuncinya adalah stabil.. misal 80kph ya 80kph terus.
Kemarin saya hanya 70-90kph. Tapi istirahatnya cuma sebentar.
Lain orang lain juga kelemahannya.. bagi saya,terlalu banyak istirahat itu malah bikin malas.. akhirnya capek keburu numpuk dan akhirnya sebentar2 istirahat. Rasanya ingin tidur melulu.
Tapi bukan suatu paksaan.. sesuaikan saja dengan kemampuan.

Ke purwodadi via merapi-merbabu.

image

Ini lah bro asiknya didesa..
Tiap pulang pasti di bontoti beras.. (meskipun beli sendiri bisa) tapi esensi dari pemberian orang tua itu sangat luar biasa. Ini adalah berkah sekaligus doa dari orang tua.
No malu. No gengsi. Saya bersyukur dan bahagia..
Berangkat dari muntilan pukul 9 pagi. Lewat jalan pintas dikaki gunung merapi merbabu..
Seperti pengalaman sebelumnya.. tangki saya isi full. Karena jog penuh dengan tumpukan barang.
Hmmm saya hanya memacu 40-50kph. Jalan di kabupaten grobogan hancur…
Saya tidak mau beresiko jika barang yang saya bawa nanti ambyar di jalan.
Tiba di purwodadi pukul 2 siang.. huf capeknya melebihi denpasar-magelang.
Padahal cuma 125km. Tapi jalan hancur plus terdorong muatan dari barang yang saya bawa. Lengan dan kaki pegal2.
Tanggal 6 agustus harus balik ke denpasar..
Tapi hanya membawa 2 tas ransel.
Dari purwodadi keselatan lewat sumber lawang-sragen-ngawi-caruban-nganjuk-jombang-mojokerto-bangil-pasuruan sampai ujung jawatimur yaitu ketapang.
Berangkat dari purwodadi pukul 4 sore.
Sampai sragen jelang maghrib.
Sampai probolinggo jam 1 dini hari.
Sampai  ketapang jam 4 pagi.
Nyebrang saat tiba dibali sudah terlihat matahari terbit.
Lanjut alhamdulillah sampai rumah juga pukul 9 pagi.
Oiya saya pilih malam karena udara relatif bersih. Otomatis daya tahan mata lebih lama. Jam malam bareng dengan jam bus2 malam jawa-bali.

#suzuki titan
#oli bm1 pc1500

Verstuurd vanaf mijn samsung galaxy core duos

Alhamdulillah masih diberikan kesehatan dan kesempatan menulis..
langsung saja.. pada 10 mei 2014 kemarin,saya mudik ke jawa tepatnya muntilan-magelang. karena waktu yang cukup singkat maka saya putuskan untuk naik bis…
belajar dari pengalaman buruk yang sudah-sudah, kali ini saya harus merasa puas atas service dan kondisi bis-nya.. saya mantap putuskan beli tiket bus pahala kencana (pertama kali) di agen suci transport jalan diponegoro denpasar.. tiketnya saya tebus 270rb dan dapat kursi 2A alias baris kedua sebelah kiri dekat kaca…   
ini busnya

image

pahala kencana legacysky sr1

berplat Dk9085af.. dapet bus dari karoseri laksana… interior bersih,harum dan kru busnya ramah…
Dan satu lagi yang belum pernah saya temui di bus lain,,, bus ini ada security/ checkernya …yaitu orang yang bertugas mengecek jumlah penumpang…. hmmm nyaman kan.. jadi tidak ada istilah korupsi didalamnya… penumpang cuma 4 pun bus akan tetap berangkat dan tidak ada istilah mencari penumpang ilegal…
post check pertama yaitu di gilimanuk… dan selanjutnya di pom bensin milik pahala kencana sendiri di solo….
saat pulang kemarin penumpang hanya 12 orang. karena kursi depan( belakang kernet )kosong akhirnya saya pindah depan… dan sangat asik menikmati pemandangan overtaking dari driver yang sudah berpengalaman… tapi mata saya hanya kuat sampai jam 1 dini hari.. karena ngantuk akhirnya saya tertidur…
sampai solo jam 5 pagi.. termasuk cepat karna start dari denpasar jam 3 sore lebih… belum antri di pelabuhannya…
sampai magelang jam 9 pagi…
bus ini habis sampai temanggung…

BALIK BALI
karena kesan pertama membuat saya puas, maka saya memutuskan kembali untuk naik bus ini… saya beli tiket 2 hari sebelum keberangkatan… saya pesan hot seat yaitu nomer 1A.
harga tiket 275rb di salah satu agen di terminal muntilan.. dan ini busnya

image

legacy sky sr1 lagi…

yes dapet bus dari karoseri laksana lagi yaitu legacy sky sr1..
jika plat bus yang pertama Dk9086af maka kali ini saya naik dengan nomer plat Dk9085af… wew cuma beda angka belakang…
busnya sama…harum,bersih dan kencang… kencangnya bukan ugal2an ya.. pokoknya cepat tapi nyaman…

image

legacy sky sr1..

saat balik ke denpasar penumpang hanya 7 orang.. dan memang pas lagi sepi2nya… dan lagi …ini yang paling sya suka… tidak di oper choyyy… hahaha… pokoknya nyaman nya kerasa banget….
next time… tidak ada bus lain kecuali ini… saya akan berlangganan bus ini…
untuk po pahala kencana tetap jaga kenyamanan penumpang… bagi saya mahal dikit tidak masalah yang terpenting penumpang terasa nyaman dalam perjalanannya…
denpasar – magelang??? bisa dicoba bro….

tulisan ini saya buat lewat android… tulisan perdana…
verstuurd vanaf mijn crystal 4

Alhamdulillah masih diberi kesehatan dan kesempatan menulis.
Pada akhir february kemarin n69 mempunyai waktu libur 10hari, hmm lumayan panjang.. Langsung saja n69 gunakan untuk tour bali -jawa, tepatnya denpasar-muntilan ,naik bebek satu-satunya yang n69 miliki, yaitu the blue titan. Ini adalah debut ke 8x nya atau 16x pp.
Kenapa n69 sebut touring kuliner? Ya, karena n69 banyak singgah, apalagi kalo bukan untuk makan wkwk. Start dari denpasar jam 3.30 pagi, sampai gilimanuk jam 5.45. Nyebrang kurang lebih 1jam-an.
Lanjut lagi, seperti biasa lewat alas baluran- situbondo -seterusnya.

Saat sampai kab.situbondo bagian barat, perut terasa lapar.
Langsung mampir dikedai soto.
Tempatnya bersih, alas kaki harus lepas, ada mushola kecil dibagian belakang. Menu soto ayam kentang goreng + teh anget. Hmm mantap..
Harga semuanya cukup 15rb rupiah..

Lanjut lagi, sampai probolinggo mata ngantuk, tidur dulu 1jam di teras mushola.

Sampai dimojokerto, ahh ngantuk lagi, tidur sejenak di teras masjid depan polres, sambil dhuhur skalian ashar.

Sekitar pukul 2 siang, lanjut lagi, agak haus pengen yang seger, mampir dulu beli dawet ayu, gelasnya mantap, besar dan terbuat dari tanah liat ,wow semakin menggugah selera. Sambil menikmati truk tronton lewat.
Harga cuma 2500 rupiah.

Perjalanan masih panjang.
Masih ada sekitar 300km lagi untuk dilewati.
Maju terus..
Sampai di nganjuk pukul 4 sore, kali ini incaran n69 adalah sate kambing.
Tapi sayang, bau prengus sate nya masih terasa begitu kuat, perut jadi mulek(terasa aneh). + es jeruk, semuanya 28rb.

Lanjut lagi sampai solo jam 7malam, sampai jogja jam 8.30malam dan alhamdulillah sampai di muntilan juga pukul 9.15.

Balik ke bali.
Pada tgl 10 maret, n69 harus balik, lewat jalur yang sama.
Start dari muntilan jam 6.15 pagi.
Sampai solo jam 8.
Ngawi jam 10.
Jombang jam 11.30.
Gempol jam 1.

Makan siang dulu, didaerah bundaran gempol,(sekarang berupa flyover). Menu nasi pecel, daging kebo+ tempe gurih, teh kemasan. Mantap dan nikmat. Setelah 7jam bergulat dengan panas dan debu, badan terasa fresh kembali.

Lanjut lagi,
Sampai pasuruan jam 2. Probolinggo jam 4.

Kali ini n69 kembali mengincar sate kambing.
Tempatnya di warung pak sabar.
Nah kali ini rekomended banget..
Daging tebal, gurih, empuk,tidak bau prengus.. mantap sekali.. Ini sate kambing paling nikmat yang pernah 69 coba.
Pembelinya sebagian membawa stang bunder alias boil.
Harga 35rb.

Lanjut lagi,
Sampai situbondo jam 7malam.
Sampai alas baluran jam 8malam, sampai pelabuhan jam 9 malam. N69 tidak berani lebih dari 60kpj karena ngantuk.
Nyebrang 1jam 30 menit.

Sampai bali jam 10.30 malam.
Langsung jalan pelan-pelan.
Sambil mencari spbu, karena mata sudah tidak bisa diajak kompromi lagi. Akhirnya tidur di spbu kab.jembrana, 45 menit.
Lanjut lagi, ahh mata masih gak kuat, tidur lagi di mushola spbu kab.tabanan 30 menit. Lanjut lagi, pelan-pelan diselingi truk truk besar yang menyalip. N69 cuma melaju 40-50kpj.
badan terasa gak enak, masuk angin campur pusing plus perut mual.
Akhirnya sampai alas tabanan ,n69 muntah suorr.. Haha baru kali ini n69 naik motor sampai mabuk. Menurut n69, itu bisa muntah karena keracunan asap truk.
Tapi, setelah muntah ,badan terasa ringan, keringat keluar.
Ah mumpung terasa enak, langsung kebut aja.
Sampai kota tabanan jam 1.45 dini hari, mampir beli jeruk anget. Habis itu, langsung tancap.
Alhamdulillah sampai rumah juga pukul 2.15 dini hari.
Langsung tepar..

Sebuah petualangan yang sangat menantang.
Not recommended.
Yang tidak hobby, lebih baik naik bus atau pesawat saja.

Sent using a Sony Ericsson mobile phone

Alhamdulillah masih diberi kesehatan dan kesempatan menulis.
Tahun baru kemarin n69 gunakan untuk touring bali – jawa tengah dengan suzuki titan. Ini adalah debut ke 7x nya atau 14xpp.
Tak terasa sudah 3 tahun persis kendaraan ini menemani juragannya kemanapun pergi.
Rute perjalanan seperti biasa, lewat pantura jatim bagian timur lalu mojokerto- jombang- nganjuk -ngawi -sragen -solo – jogja- magelang.

Ke purwodadi.
Ini adalah perjalanan yang paling mengesankan, baru kali ini n69 naik motor sampai membawa beban ditali dibelakang dengan jarak cukup jauh.
1 bagor dan 1 kardus air minum kemasan. Isinya bermacam-macam :mrgreen: buat oleh oleh keluarga di purwodadi. Belum ditengah ditaruh tas ransel.
Hmm serasa jadi truk tronton. Disamping motor jadi berat, handlingpun tak nyaman karena mbanting.
N69 tidak berani lebih dari 60kpj, melewati tengah gunung merapi dan merbabu, saat menanjak, n69 pikir akan berat sekali, ternyata tidak, bahkan terasa lebih ringan dari nex saat boncengan. Hmm berarti bebek ini bagus torsinya.
Lanjut lagi sambil menikmati keindahan alam.

Ditabrak scoopy.
Saat sampai didaerah cepogo, n69 ditabrak dari belakang sama cewek abg boncengan.
Mungkin dia ngobrol, trus gak melihat kalo didepan pada berhenti karena ada truk mau nyebrang. Akhirnya bress ,n69 yang dipilih ditabrak.
Untungnya stang kiri scoopy menghantam kardus yang n69 bawa. Jika tidak, punggung n69 yang jadi korban.
Si penabrak kaget sambil berteriak Ya Allah, langsung kabur ketakutan.
N69 tetap tenang dan istighfar, sambil menepi sejenak membetulkan barang bawaan yang hampir jatuh.
Lanjut lagi, jalan santai, karena khawatir jika sampai bensin habis bisa gawat harus nurunin ‘baja’ yang ada di atas jog :mrgreen: Tak terasa sampai boyolali, indikator bensin masih sedikit dibawah F. (Dari rumah tadinya n69 isi 20ribu).

boyolali-solo-purwodadi.
Kekhawatiran bensin akan habis sirna, ketika sampai sumber lawang indikator masih ditengah.
Langsung tancap, nerjang jalan rusak-rusak gak begitu terasa, karena muatan berat. Akhirnya sampai purwodadi juga.
Termasuk irit ,jika di itung2 cuma ngabisin bensin 10rb-an.
Tapi capeknya luar biasa, menahan beban berat saat mengerem. Efek, punggung dan lengan jadi pegal.
Nginep sehari di purwodadi, besok paginya langsung kembali ke denpasar.
Banyak yang harus diceritakan dalam big journey /perjalanan panjang menuju bali, dan n69 sebut ini sebagai the real adventure.

Thanks to ultra rain suit, benar-benar anti air.
Bm1 oil 1500, tarikan ringan dan bikin irit bbm.
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

Alhamdulillah masih diberi kesehatan dan kesempatan menulis. Kali ini n69 akan mengulas tentang oli bm1.
Liburan tahun baru kemarin n69 gunakan untuk touring jawa-bali dengan suzuki titan. Ini adalah debut ke 7 atau 14x pp(artikel terpisah).
Oli ini adalah oli paling encer yang pernah n69 coba, karena memiliki viskositas yang rendah dan sangat berpengaruh pada performa mesin terutama saat ber-akselerasi.
Trus ini adalah oli pertama yang 69 beli dengan kemasan yang sama seperti kemasan sabun cair/minyak goreng. Awas jangan taruh di dapur wkwkwkwk. Langsung saja, beberapa kelebihan/keunggulan saat menggunakan oli ini.

1.tarikan sangat ringan.
2.minim getaran.
3.daya tahan bagus.
4.suara pada saat gigi 2 dan 3 bisa melengking ringan sampai 90kpj. (Biasanya gigi 3 70kpj udah kayak mau rontok bodynya)

Oli ini sudah n69 test dengan jarak kira-kira 1000km di suzuki titan sekali jalan.
Yaitu start dari muntilan-selo-cepogo/gunung merapi-boyolali-solo-purwodadi-sragen-ngawi-nganjuk-jombang-mojokerto-pasuruan-probolinggo-situbondo-ketapang-gilimanuk-negara-tabanan sampai denpasar. Dengan metode bervariasi mulai tarikan hingga 80kpj, sampai gasful 110kpj. (Gak pake menunduk).
Juga skaligus ditest menerjang banjir di mojokerto(gak sampe tenggelam mesinnya). Tetapi, hingga sekarang, tarikan tetap terasa ringan (belum ganti oli). Mungkin next time, n69 tetap akan memakai oli ini.
Untuk harganya 58ribu rupiah, n69 dapatkan di toko ijo sebelah barat jembatan pabelan ,muntilan.

Untuk kekurangan, belum n69 rasakan.
Karena memang tidak ada sesuatu yang mengganjal.
Biasanya oli ber-viskositas rendah memiliki kelemahan pada suara mesin yang kasar dan topspeed yang kurang nendang. N69 juga tidak merasakan selip saat up/downshifting, terasa empuk aja.

Nb.: setiap mesin bisa saja berbeda beda hasilnya meskipun memakai oli yang sama.

Mau tarikan cepat? Bisa dicoba bro..

Sent using a Sony Ericsson mobile phone